You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sedimen Saluran PHB Kalibata Bawah Dikeruk
photo Doc - Beritajakarta.id

2 Ton Sampah Diangkut dari Jl Sapta Taruna

Sebanyak 30 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dikerahkan membersihkan saluran air di Jalan Sapta Taruna, Komplek Kementerian Pekerjaan Umum. Sebanyak dua ton sampah dan sedimen berhasil diangkut dari kawasan tersebut.

Kita lakukan pembersihan kawasan ini untuk mencegah timbulnya genangan akibat tersumbatnya saluran air saat musim hujan

"Kita lakukan pembersihan kawasan ini untuk mencegah timbulnya genangan akibat tersumbatnya saluran air saat musim hujan," ujar Endang Efendi, Wakil Camat Kebayoran Lama, Senin (14/9).

Menurut Endang, memang bukan hanya saluran yang dikeruk. Tetapi juga sampah-sampah yang berada di jalan, dan juga tali air. "Kalau sampahnya ikut masuk ke tali air, menyumbat bisa tidak lancar. Ini juga berdasarkan laporan dari warga," tuturnya.

Saluran Air di Salemba Bluntas Dikuras

Para petugas dilengkapi dengan alat manual. Seperti sapu, pacul, arit, dan cangkrang. Bersama warga dan juga aparat TNI serta Polisi, mengumpulkan dan mengangkat sampah ke satu unit mobil bak pengangkut sampah.

"Kira-kira ada dua ton sampah yang berhasil diangkut. Ke depan ya secara rutin saya akan berkoordinasi dengan Sudin Tata Air, Bina Marga, dan Sudin Kebersihan untuk melakukan pembersihan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati